Thursday, April 26, 2012

Tips Jitu Beli Motor Bekas

Nggak cukup budget untuk beli motor baru, atau nggak mau pusing mikirin kredit untuk beli motor baru, membeli motor bekas bisa menjadi solusi untuk anda yang ingin punya motor sendiri. Banyak hal-hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli motor bekas, karena sebelum anda mengeluarkan budget demi mempunyai sebuah motor, pastinya ketepatan dalam mengambil keputusan dalam membeli motor bekas menjadi dilema. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan setelah membeli mokas, berikut tips membeli motor bekas versi waroeng-kucing :

- Ketahui Harga Pasaran
Ini adalah hal utama sebelum anda membeli motor bekas. Alangkah lebih baik jika anda mencoba mencari informasi tentang harga pasaran motor bekas sesuai dengan merk / type motor yang ingin dibeli.
- Jangan Pergi Sendirian
kalau ingin beli motor, menurut saya akan lebih baik jika anda tidak sendirian. Karena ini untuk mengantisipasi emosional kamu dalam membeli motor bekas. Ya, setidaknya anda bisa menghadapi orang-orang yang berada di tempat tersebut ketika mereka berusaha memberi pengaruh (influencer) agar anda segera membelinya.
- Membeli di Tempat Terpercaya
Hhhmm.., sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum. Banyak sekali yang bilang, “Beli motor di dealer motor bekas selain harganya mahal, mesinnya rata-rata sudah di oplos”. Benar atau tidak, menurut saya pribadi tidak semua dealer motor bekas seperti itu. Tapi sepertinya, mitos tersebut sudah menjadi sebuah acuan bagi calon pembeli motor bekas. Dan alternatif lainnya, belilah motor yang penjualnya adalah pemakai motor tersebut. Atau, setidaknya anda kenal baik dengan si penjualnya. Jadi seandainya terjadi apa-apa setelah anda membeli motor dalam waktu dekat, itu akan mempermudah  anda dalam melakukan komplain.
- Jangan Mudah Percaya dengan Kondisi Fisik
Lihat motor masih bersih, langsung jreeeng dan pengen beli. Tapi nanti dulu, jangan langsung terlena dengan kondisi fisiknya. Meskipun keadaan fisinya juga penting, tapi kondisi mesin adalah yang utama. Fisik dan mesin saling berkaitan untuk mendapatkan keputusan membeli motor bekas, tapi jangan lupa untuk berhati-hati dan cek secara detail mesinnya.
- Jangan Mudah Percaya Terhadap Kilometer-nya
Rata-rata para penjual akan menjadikan ini sebagai poin-poin dalam menjual motornya. Jadi, jangan mudah percaya dengan kilometer-nya rendah, apalagi kalau motornya sudah termasuk motor rakitan beberapa tahun lalu. Kilometer tidak bisa dijadikan acuan masih bagus atau tidak motor tersebut.
- Teliti Kembali Keadaan Mesinnya
Ini adalah lanjutan poin di atas. Jika anda ingin melihat kondisi mesinnya fit atau tidak, rasakan dan dengar baik-baik bunyinya. Meskipun anda rasanya masih awam dalam hal mesin motor, tapi saya yakin anda bisa tahu apakah mesin motor tersebut fit atau tidak. Kalau perlu, test drive di jalanan yang mulus dan juga jelek/berbatu-batu, bawa penumpang (bonceng) agar tahu masih bagus atau tidak shock-nya, cek semua panel lampunya berfungsi atau tidak, speedometernya, kecepatannya, remnya, dsb.
- Cek kelengkapan Surat-surat
Untuk mengetahui informasi dalam pengambilan keputusan membeli motor bekas yang anda inginkan, periksa kembali surat-suratnya. Kalau lengkap, jangan lupa untuk mencocokkan nomor rangka dan mesin dengan STNKnya. Dan ketahui sudah tangan ke berapa motor tersebut.
- Negosiasi Harga.
Seorang pembeli berhak mendapatkan harga yang sesuai dengan kondisi barang. So, kalau rasanya sudah cocok, tinggal tentukan apakah harganya sudah cocok juga bagi anda. Lakukan negosiasi atau tawar menawar harga. Tips saya sih menawar harga dalam membeli mokas, turunkan harga sekitar 10 s/d 20 persen dari harga. Misalnya, kalau si penjual memberikan harga 5jt, tawar menjadi 4jt. Karena setelah itu biasanya penjual akan memberikan harga fix dengan anda.
Cukup sekian tips beli motor bekas dari saya. Semoga ini bisa membantu anda dalam pembelian motor bekas berkualitas sesuai dengan harapan anda.

No comments:

Post a Comment